<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>motrocom &#187; tips</title>
	<atom:link href="http://mobilretro.com/tag/tips/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://mobilretro.com</link>
	<description>Old Machine With Young Blood</description>
	<lastBuildDate>Sun, 05 Sep 2010 12:35:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Kisah Sedih Saat Melepas Mobil Retro</title>
		<link>http://mobilretro.com/kisah-sedih-saat-melepas-mobil-retro/</link>
		<comments>http://mobilretro.com/kisah-sedih-saat-melepas-mobil-retro/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 31 May 2010 13:51:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Abrianto Wahyu Wibisono</dc:creator>
				<category><![CDATA[INDEX]]></category>
		<category><![CDATA[KOMUNITAS]]></category>
		<category><![CDATA[SELINGAN]]></category>
		<category><![CDATA[tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mobilretro.com/?p=4078</guid>
		<description><![CDATA[Mobil Retro, ternyata bukan hanya sebuah benda mati. Dikalangan  para  penggemarnya, mobil retro sudah seperti  &#8220;anggota keluarga&#8221;, yang menjadi bagian dari perjalanan hidup mereka. Tidak percaya &#8230;.?. Simak ungkapan hati salah satu penggemar mobil retro dibawah ini, saat harus menjual mobil kesayangannya. Kisah ini disadur dari salah satu milis mobil retro yaitu :  indofiat@yahoogroups.com Pagi ini, dengan diiringi tangis si sulung, kami melambaikan salam perpisahan kepada si PUTIH, panggilan kesayangan untuk Fiat UNO2-ku. Diriku yang biasanya tegar menghadapi hidup, tak terasa kali ini juga larut dalam haru. Begitu banyak kesan dari hari yang kami lalui bersama. Sampai terpikir bahwa dia juga memiliki roh,  yang ingin bersahabat denganku dan keluargaku. Si bungsu yang masih bayi pun, terlihat begitu lesu menahan sedih. Maafkan aku PUTIH. Aku tak cukup punya kiat untuk merawatmu. Aku tak cukup sabar dengan keluhanmu. Semoga kau memiliki hari2 yang indah dengan keluarga lain di sana. Aku percaya, mereka akan cukup sabar dan rajin merawat dirimu. Seandainya engkau tidak betah disana, aku selalu siap setia untuk  menerimamu kembali. Selamat jalan PUTIH fathur . Artikel terkait : Filosofi Volvo Retro &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;- Sumber : milis indofiat@yahoogroups.com fun4all.co.in]]></description>
		<wfw:commentRss>http://mobilretro.com/kisah-sedih-saat-melepas-mobil-retro/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Salah Memperlakukan Mobil Retro</title>
		<link>http://mobilretro.com/cara-salah-merawat-mobil-retro/</link>
		<comments>http://mobilretro.com/cara-salah-merawat-mobil-retro/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 23 May 2010 16:08:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Abrianto Wahyu Wibisono</dc:creator>
				<category><![CDATA[INDEX]]></category>
		<category><![CDATA[PENGETAHUAN UMUM]]></category>
		<category><![CDATA[tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mobilretro.com/?p=4025</guid>
		<description><![CDATA[Berlama-lama memanaskan mobil Tujuannya adalah untuk mencapai temperature ideal serta memperlancar sirkulasi oli mesin. Mobil-mobil jaman dahulu memang masih menggunakan teknologi yang belum sempurna. Oleh sebab itu masih memerlukan proses pemanasan untuk menyesuaikan pemuaian masing-masing komponennya. Mobil sekarang sudah menggunakan komponen dari bahan yang memiliki koefisien muai rendah dan ukuran yang sangat presisi. Oli mesin pun  sudah langsung bersirkulasi begitu mesin berputar, oleh sebab itu tidak lagi memerlukan pemanasan dalam waktu yang lama. . Menekan gas sebelum mematikan mesin Tujuannya agar accu terisi penuh saat mesin mobil dimatikan. Kebiasaan ini kini tidak lagi diperlukan karena dengan kemajuan teknologi alternator,  proses pengisian accu sudah optimal saat mobil berjalan. Kebiasaan ini justru merugikan bagi mobil  retro yang menggunakan Turbo.   Setelah gas ditekan dan mesin dimatikan, kipas turbo masih berputar karena kelembaman, sementara oli pelumasnya sudah tidak mengalir. Akibatnya kipas turbo akan cepat aus dan rusak. . Mematikan AC agar mesin lebih dingin dan dan irit bensin Pelepasan panas pada komponen Air Conditioning (AC) mobil jaman dahulu, hanya menggunakan aliran udara yang dibantu kipas pendingin radiator. akibatnya temperatur mesin cenderung naik.  Berbeda dengan mobil sekarang yang telah menggunakan kipas elektrik dan sensor temperatur, efeknya temperatur mesin dapat lebih terjaga.  Teknologi kompresor AC [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://mobilretro.com/cara-salah-merawat-mobil-retro/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Modus Penipuan Kecelakaan Mobil Retro</title>
		<link>http://mobilretro.com/modus-penipuan-kecelakaan-mobil-retro/</link>
		<comments>http://mobilretro.com/modus-penipuan-kecelakaan-mobil-retro/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 15 May 2010 15:09:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Abrianto Wahyu Wibisono</dc:creator>
				<category><![CDATA[INDEX]]></category>
		<category><![CDATA[SELINGAN]]></category>
		<category><![CDATA[tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mobilretro.com/?p=3976</guid>
		<description><![CDATA[Kondisi ekonomi yang semakin sulit, memaksa orang mencari berbagai cara untuk mendapatkan uang. Sayangnya, banyak orang tidak sabar dan akhirnya menempuh jalan yang salah. Salah satu contohnya adalah menggunakan &#8220;kecelakaan mobil&#8221; sebagai bahan untuk menipu orang lain. Dibawah ini ada satu cerita yang disadur dari milis Jeep_club_indonesia@yahoogroups.com. Modus yang dipakai memang sudah sering digunakan tetapi dengan tambahan sedikit inovasi rupanya dapat mengelabui para korbannya. Semoga  kejadian ini bisa menjadi pelajaran untuk lebih berhati-hati terhadap berbagai modus penipuan &#8220;Ceritanya, saya mendarat di Bandara Djuanda Surabaya dan bermaksud melanjutkan perjalanan dengan mobil ke Malang. Di tengah perjalanan, mendadak handpone  istri saya berdering. Telpon diangkat dan dari seberang terdengar suara pria  yg mengaku polisi berpangkat AKBP (Ajun Komisaris Besar Polisi) Singkat cerita, polisi itu berkata bahwa nomor handphone istri saya sekarang masuk target pelacakan bandar narkoba. Mendengar tuduhan  itu, saya langsung mengambil alih handphone  dan membentak si penelpon agar tidak mengada-ada. Perasaan saya, ini modus penipuan dan  saya segera memutuskan hubungan telpon. Tetapi , si penelpon yang menggunakan nomor HP : 081284144067 dan mengaku sebagai AKBP Adi Sofyan, terus saja menelpon. Karena tidak diangkat, mereka menggunakan nomor telp lain yaitu : 081282121556, melalui nomer ini si penelpon mengaku bernama Heri dan  menceritakan bahwa [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://mobilretro.com/modus-penipuan-kecelakaan-mobil-retro/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Busi Mobil</title>
		<link>http://mobilretro.com/busi-mobil/</link>
		<comments>http://mobilretro.com/busi-mobil/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 15 May 2010 01:41:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Abrianto Wahyu Wibisono</dc:creator>
				<category><![CDATA[INDEX]]></category>
		<category><![CDATA[PENGETAHUAN UMUM]]></category>
		<category><![CDATA[tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mobilretro.com/?p=3901</guid>
		<description><![CDATA[Busi, walaupun berukuran kecil,  memiliki peran penting dalam proses pembakaran pada mobil retro. Busi memiliki dua fungsi utama yaitu : Memberikan pengapian pada campuran bahan bakar  di dalam mesin. Mentransfer panas dari ruang bakar mesin. Agar busi dapat memercikkan api (electrical performance), maka busi harus dialiri listrik yang memadai.  Arus listrik ini didapatkan dari sistem pengapian yang ada pada mobil. Pada saat bekerja, suhu pada ujung busi harus cukup rendah untuk mencegah terjadinya pembakaran dini (pre-ignition), akan tetapi harus cukup tinggi untuk menghindari &#8220;fouling&#8221; (ujung busi terlapisi oleh bahan bakar/oli/karbon).  Hal ini disebut sebagai  Thermal Performance, yang dapat diatur dengan rentang panas atau jenis busi yang dipilih, yaitu &#8220;busi panas&#8221; atau &#8220;busi dingin&#8220;. Perbedaan antara &#8220;busi panas&#8221; dan &#8220;busi dingin&#8221; terletak pada komposisi dan panjang insulator yang merupakan bagian dari &#8220;metal body&#8220;  yang masuk ke dalam ruang bakar mesin. Jika insulator berukuran pendek, maka disebut sebagai &#8220;busi dingin&#8220;. Sedangkan busi dengan insulator berukuran panjang disebut sebagai &#8220;busi panas&#8220;. Busi dingin lebih mudah melakukan transfer panas ke cylinder head, biasanya digunakan untuk mesin-mesin yang bekerja berat, seperti untuk keperluan balap atau untuk pemakaian jarak jauh. Busi panas adalah tipe busi yang lambat memindahkan panas yang diterima dari ruang bakar mesin. Kelebihannya [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://mobilretro.com/busi-mobil/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Accu</title>
		<link>http://mobilretro.com/accu/</link>
		<comments>http://mobilretro.com/accu/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 09 May 2010 12:30:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Abrianto Wahyu Wibisono</dc:creator>
				<category><![CDATA[INDEX]]></category>
		<category><![CDATA[PENGETAHUAN UMUM]]></category>
		<category><![CDATA[tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mobilretro.com/?p=3850</guid>
		<description><![CDATA[Accu adalah salah satu jenis baterai isi ulang, yang berfungsi memasok energi listrik ke sebuah mobil untuk keperluan Starting (menyalakan motor stater), Lighting (Lampu) dan Ignition (pengapian). Pada mobil retro yang masih menggunakan teknologi lama, jenis Accu yang banyak digunakan adalah jenis lead-acid (accu basah). Accu jenis ini komponennya merupakan gabungan dari beberapa lempengan timbal dan lempengan oksida, yang direndam dalam larutan elektrolit yang terdiri dari 35% asam sulfat dan 65% air. Accu mobil retro pada umumnya menyediakan tegangan sebesar  12 volt. Tegangan ini didapat dengan cara menghubungkan enam sel galvanik secara “seri”. Setiap sel menyediakan 2,1, jadi apabila di charge penuh, akan menghasilkan 2,1 volt x 6 sel = 12,6 volt. Jika tegangan ini turun atau Accu tidak lagi bisa menyimpan arus listrik, berarti Accu sudah mulai rusak (soak). Biasanya ditandai dengan bunyi klakson yang melemah, lampu tidak terang, waktu starter mesin jadi lebih panjang, bahkan tidak lagi bisa menggerakkan starter. Kondisi Accu, dapat diukur dengan suatu alat yang men-simulasikan besar beban yang masih mampu diterima oleh accu, atau dengan cara sederhana dengan menggunakan Battery Hydrometer. Cara penggunaan Hydrometer adalah dengan  mencelupkan ujung alat ini pada air Accu, kemudian menyedotnya. Jika permukaan air accu berada pada bidang HIJAU , [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://mobilretro.com/accu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pakai  PREMIUM atau PERTAMAX ?</title>
		<link>http://mobilretro.com/pakai-premium-atau-pertamax/</link>
		<comments>http://mobilretro.com/pakai-premium-atau-pertamax/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Apr 2010 05:38:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Abrianto Wahyu Wibisono</dc:creator>
				<category><![CDATA[INDEX]]></category>
		<category><![CDATA[PENGETAHUAN UMUM]]></category>
		<category><![CDATA[tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mobilretro.com/?p=3758</guid>
		<description><![CDATA[Bensin, mempunyai beberapa nama lain seperti Petrol, Gasoline (biasa digunakan di  Amerika Serikat dan  Kanada), atau Mogas (Motor Gasoline) , untuk membedakan dengan “Avgas”, bensin yang digunakan pada pesawat terbang ringan. Bensin adalah hasil olahan dari minyak mentah berwarna hitam, yang dipompa dari perut bumi (biasa disebut dengan petroleum). Kegunaan utama  Bensin adalah sebagai bahan bakar pada “mesin pembakaran dalam”,  yang menggunakan percikan nyala busi untuk proses pembakarannya. Mesin pembakaran dalam, salah satunya adalah mesin bensin, diciptakan oleh Nikolaus Otto, oleh sebab itu, awalnya disebut sebagai mesin Otto .  Mesin bensin bekerja dengan prinsip sebagai berikut : Udara dan bahan bakar, dicampur dengan menggunakan alat yang disebut karburator (pada mesin bensin modern, peran karburator  digantikan oleh system injeksi, dengan tujuan utama agar menghasilkan emisi gas buang yang ramah lingkungan). Campuran ini kemudian dimasukkan ke dalam mesin yaitu pada ruang bakar. Selanjutnya, campuran udara dan bensin (yang telah berbentuk gas) ditekan oleh piston hingga mencapai volume yang sangat kecil. Pada ruang mesin, campuran ini akan dibakar oleh percikan api yang dihasilkan busi. Hasil pembakaran inilah yang nantinya menghasilkan  tenaga untuk menggerakkan mobil. Pada prakteknya, pembakaran ini tidak selalu berjalan dengan sempurna. Pada mesin mobil retro, ada satu masalah yang sering muncul [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://mobilretro.com/pakai-premium-atau-pertamax/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kode Ban Mobil</title>
		<link>http://mobilretro.com/kode-ban-mobil/</link>
		<comments>http://mobilretro.com/kode-ban-mobil/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Apr 2010 16:46:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Abrianto Wahyu Wibisono</dc:creator>
				<category><![CDATA[INDEX]]></category>
		<category><![CDATA[PENGETAHUAN UMUM]]></category>
		<category><![CDATA[tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mobilretro.com/?p=3495</guid>
		<description><![CDATA[Menggunakan spareparts original adalah dambaan para penggemar mobil retro. Apalagi bila dilengkapi dengan aksesoris yang memang diproduksi pada jaman kejayaan mobil retro tersebut. Akan tetapi, pendapat ini tidak sepenuhnya benar, ada beberapa spareparts atau aksesoris yang memiliki masa pakai tertentu. Salah satunya adalah ban. Ban adalah salah satu spareparts mobil yang memiliki tugas berat, disamping  harus menyangga beban mobil beserta isinya, juga menentukan kenyamanan saat berkendara, akselerasi dan pengereman. Oleh karena itu,  ban mobil harus diperhatikan secara khusus, agar tidak berakibat fatal pada keselamatan. Yang pertama kali harus diperhatikan  adalah  umur ban, dapat dilakukan dengan cara melihat kode produksinya. Kode Ban dijelaskan dengan  alfanumerik, yang umumnya dicetak pada dinding samping ban. Kode ini menunjukkan dimensi ban dan batas kemampuan ban, seperti kemampuan dukung beban, dan kecepatan maksimumnya. Selain pada dinding samping bagian luar, terkadang  informasi ini juga diletakkan pada dinding samping bagian dalam Kode ban, telah diberlakukan sejak lama dan terus disempurnakan. Seperti penggunaan satuan metric, kode huruf dan cara penomoran hingga mencapai bentuk seperti sekarang ini. Ban mobil memiliki peringkat untuk traksi, treadwear, dan ketahanan suhu, yang dikenal sebagai peringkat UTQG (Uniform Tire Quality Grade). Sedangkan kode ukuran yang umum dipakai adalah system ISO Metric. Namun, beberapa jenis ban [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://mobilretro.com/kode-ban-mobil/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Polusi Mobil</title>
		<link>http://mobilretro.com/polusi-mobil/</link>
		<comments>http://mobilretro.com/polusi-mobil/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 04 Apr 2010 16:11:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Abrianto Wahyu Wibisono</dc:creator>
				<category><![CDATA[INDEX]]></category>
		<category><![CDATA[PENGETAHUAN UMUM]]></category>
		<category><![CDATA[tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mobilretro.com/?p=3462</guid>
		<description><![CDATA[Menurut literatur (alm) Prof. Koesnadi Hardjasoemantri, golongan pencemar udara dapat dibedakan menjadi  2 golongan dasar, yaitu :  partikel dan gas. Dari banyak jenis gas, yang paling berperan sebagai pencemar udara adalah SO2, NO2, CO, Oxidant, Hydrocarbon, NH3 dan H2. Dengan dasar ini, para pemutus kebijakan di DKI Jakarta segera mengambil keputusan untuk melakukan control emisi pada kendaraan bermotor yang menghasilkan gas CO dan NO2 (news.okezone.com). Kontribusi polusi kendaraan bermotor dianggap sangat besar yaitu sebesar 70%, sedangkan sisanya sebesar 30 % adalah polusi dari  industri dan kegiatan rumah tangga (berita.liputan6.com). Data lain menambahkan, 60% pencemar udara di Jakarta disebabkan benda bergerak atau transportasi umum, khususnya yang menggunakan bahan bakar solar seperti metro mini (tempointeraktif.com, 18 Januari 2005). Kira-kira mobil apa yang akan dituding sebagai penyebabnya ? Tidak salah lagi, mobil tua atau biasa disebut mobil kuno, mobil klasik, atau mobil retro dianggap sebagai biang keladi pencemaran lingkungan ini. Oleh para pemutus kebijakan, sentimen terhadap mobil tua digelar. Apalagi merujuk pada isu &#8220;ramah lingkungan&#8221; (green environment) yang sedang populer pada saat ini. Sederetan regulasi dan kebijakan nasional maupun lokal tentang jaminan dan perlindungan udara bersih pun dibuat yaitu : Peraturan Pemerintah No. 41 Tahun 1999 tentang Pengendalian Pencemaran Udara yang pada pasal 8 dan 9 memberikan wewenang kepada pucuk pimpinan daerah dan kepala [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://mobilretro.com/polusi-mobil/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mesin SR20DET</title>
		<link>http://mobilretro.com/mesin-sr20det/</link>
		<comments>http://mobilretro.com/mesin-sr20det/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 Apr 2010 15:28:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Abrianto Wahyu Wibisono</dc:creator>
				<category><![CDATA[DATSUN]]></category>
		<category><![CDATA[INDEX]]></category>
		<category><![CDATA[MODIFIKASI]]></category>
		<category><![CDATA[SEDAN]]></category>
		<category><![CDATA[tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mobilretro.com/?p=3445</guid>
		<description><![CDATA[Bagi para penggemar mobil  Datsun Retro, salah satu masalah yang sering dialami adalah menurunnya kemampuan mesin akibat  usia pemakaian yang memang sudah cukup lama. Peremajaan mesin ini juga bukan perkara yang mudah, mengingat ketersediaan sukucadang  yang memang sudah langka. Beberapa kalangan menyiasatinya dengan melakukan penggantian mesin (engine swap)  dengan menggunakan mesin produksi Nissan tahun terbaru bahkan dengan kemampuan yang jauh lebih besar. Salah satu mesin pengganti yang sangat popular adalah mesin seri SR20DET, disamping karena kemampuannya (top speed-nya mencapai 260 km/jam) mesin ini dipilih karena mudahnya mendapatkan produk after market untuk meningkatkan performanya.  Di Indonesia komponen SR20 tersedia cukup banyak  karena Nissan Serena (MKLC23) menggunakan mesin SR20. SR – Menunjukkan nama kode mesin 20 – Adalah kapasitas mesin yaitu 2.0 Liter D – Mesin menggunakan Double Overhead Camshaft (DOHC), 16 Valves, Chain driven cam sprockets E &#8211; Injeksi Bahan Bakar Elektronik T &#8211; Turbocharged Sejarah mesin SR20DET ini dimulai pada bulan Oktober 1989, saat Nissan memproduksi U12 Nissan Bluebird 2000SSS U12 Attesa. Tidak banyak yang tahu mengenai tujuan Nissan memproduksi mesin ini, kemungkinan adalah untuk keperluan reli serta untuk menggantikan mesin seri CA18DE dan CA18DET yang semula digunakan  pada Nissan Silvia dan Nissan 180SX. Mesin  CA18 dianggap terlalu mahal untuk [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://mobilretro.com/mesin-sr20det/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kiat Memotret Saat Touring Mobil</title>
		<link>http://mobilretro.com/kiat-memotret-saat-touring-mobil/</link>
		<comments>http://mobilretro.com/kiat-memotret-saat-touring-mobil/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 28 Mar 2010 15:50:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Abrianto Wahyu Wibisono</dc:creator>
				<category><![CDATA[INDEX]]></category>
		<category><![CDATA[KOMUNITAS]]></category>
		<category><![CDATA[PENGETAHUAN UMUM]]></category>
		<category><![CDATA[tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mobilretro.com/?p=3411</guid>
		<description><![CDATA[Touring adalah salah satu kegiatan yang selalu ditunggu-tunggu oleh anggota komunitas mobil retro. Sayangnya, banyak moment-moment menarik yang hilang begitu saja, saat rombongan kendaraan melaju di perjalanan. Dibawah ini adalah  beberapa tips untuk dapat mengabadikan moment-moment yang pastinya tak kan terlupakan, dari dalam kendaraan. Hal yang utama dan terpenting saat memotret dari dalam mobil adalah selalu waspada dan tetap  menjaga keselamatan di jalan raya. Sebaiknya memang hanya penumpang yang melakukan pemotretan. Untuk jenis kamera yang digunakan tidak  harus menggunakan jenis kamera tertentu. Kamera dengan lensa yang mempunyai  rentang sekitar 24 milimeter sampai 70 milimeter (ekuivalen kamera 135 film) sudah cukup memadai. ISO bisa dipilih sekitar ISO 200 sampai ISO 800 tergantung kondisi jalan. ISO tinggi diperlukan agar bisa mendapatkan kecepatan rana yang memadai dalam meredam guncangan kendaraan akibat kondisi jalan. Secara umum, ISO 400 adalah pilihan yang terbaik dan teraman. Diafragma yang paling sesuai untuk pemotretan dalam mobil adalah sekitar 5,6. Dengan pilihan ini, akan didapatkan depth of field (ruang tajam) yang cukup, sementara kecepatan rananya juga cukup tinggi. Jika ingin lebih praktis, pilihlah mode pencahayaan A (aperture priority) pada ISO 400 dengan bukaan diafragma 5,6 untuk segala sisi pemotretan. Selain faktor  kamera yang siap bidik, ada beberapa hal lain yang [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://mobilretro.com/kiat-memotret-saat-touring-mobil/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
