Polusi Mobil

polusi mobil retro

Menurut literatur (alm) Prof. Koesnadi Hardjasoemantri, golongan pencemar udara dapat dibedakan menjadi  2 golongan dasar, yaitu :  partikel dan gas. Dari banyak jenis gas, yang paling berperan sebagai pencemar udara adalah SO2, NO2, CO, Oxidant, Hydrocarbon, NH3 dan H2.

Dengan dasar ini, para pemutus kebijakan di DKI Jakarta segera mengambil keputusan untuk melakukan control emisi pada kendaraan bermotor yang menghasilkan gas CO dan NO2 (news.okezone.com). Kontribusi polusi kendaraan bermotor dianggap sangat besar yaitu sebesar 70%, sedangkan sisanya sebesar 30 % adalah polusi dari  industri dan kegiatan rumah tangga (berita.liputan6.com). Data lain menambahkan, 60% pencemar udara di Jakarta disebabkan benda bergerak atau transportasi umum, khususnya yang menggunakan bahan bakar solar seperti metro mini (tempointeraktif.com, 18 Januari 2005).

Kira-kira mobil apa yang akan dituding sebagai penyebabnya ? Tidak salah lagi, mobil tua atau biasa disebut mobil kuno, mobil klasik, atau mobil retro dianggap sebagai biang keladi pencemaran lingkungan ini.

Oleh para pemutus kebijakan, sentimen terhadap mobil tua digelar. Apalagi merujuk pada isu “ramah lingkungan” (green environment) yang sedang populer pada saat ini. Sederetan regulasi dan kebijakan nasional maupun lokal tentang jaminan dan perlindungan udara bersih pun dibuat yaitu :

  • Peraturan Pemerintah No. 41 Tahun 1999 tentang Pengendalian Pencemaran Udara yang pada pasal 8 dan 9 memberikan wewenang kepada pucuk pimpinan daerah dan kepala instansi untuk memburu emisi gas buang kendaraan.
  • Keputusan Gubernur No. 1222 Tahun 1990 tentang Baku Mutu Emisi Kendaraan Bermotor di Wilayah DKI Jakarta.
  • Perda No. 2 Tahun 2005 tentang Pengendalian Pencemaran Udara,
  • PerGub No. 92 Tahun 2007 tentang Uji Emisi dan Perawatan Kendaraan Bermotor.
  • PerGub No. 31 Tahun 2008 tentang Ambang Batas Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor).

polusi mobil tua kuno klasik retroSentimen terhadap mobil tua  di Indonesia semakin gencar ketika berlangsung konferensi lingkungan tentang bencana iklim (global warming) di Kopenhagen. Ditambah lagi dengan momentum “kejar-tayang” 100 hari program pemerintah, semakin memacu sentimen tersebut.

Jika para pemutus kebijakan mau melihat fakta pada para penggemar / kolektor mobil tua, asumsi tersebut diatas adalah salah besar !. Para penggemar yang tergabung pada komunitas-komunitas mobil kuno, klasik, retro ini memperlakukan dan merawat mobil tua-nya dengan sangat baik, bahkan tidak segan-segan menghabiskan biaya untuk menyempurnakan dan menjaga keotentikannya. Bagi para penggemar mobi tua, mobil bukan hanya sebagai alat transportasi, tetapi juga hasil karya seni yang bernilai tinggi. Dengan fakta-fakta ini, apakah tingkat polusi yang dihasilkan  mobil tua lebih tinggi  jika dibandingkan dengan emisi angkutan umum atau industri?

Membentuk  kepedulian masyarakat terhadap masalah lingkungan serta merubah kebiasaan yang berakibat buruk bagi lingkungan sudah seharusnya menjadi tugas bersama. Kebijakan pemerintah sebaiknya dilakukan lebih cermat, tidak instan seperti ”membakar lumbung untuk membunuh tikus”.

Apakah anda setuju dengan pendapat ini ?

.

Artikel Terkait :

——————————————————————————————————————

Sumber :

  • sosbud.kompasiana.com
  • saidaonline.com
  • thelittlechimpsociety.com

Tags:

3 Responses to Polusi Mobil

  1. wyndra on 18/05/2010 at 17:55

    AWW..
    Terima kasih sdh menampilkan source “sosbud.kompasiana.com” walaupun source lengkapnya tidak anda sebutkan.
    Tulisan diatas cukup kental menyadur tulisan saya.
    Trims..
    http://www.kompasiana.com/wyndra

  2. Abrianto Wahyu Wibisono on 19/05/2010 at 08:41

    Salam kenal mas Wyndra, benar sekali saya memang mengambil sumber dari tulisan mas Wyndra yang berjudul : “Hapus mobil tua di jakarta” , tetapi tidak sekedar copy paste, saya telah merubahnya dengan gaya bahasa saya. Apabila ini tetap dianggap oleh mas Wyndra sebagai satu kesalahan, saya mohon maaf sebesar-besarnya.

  3. wyndra on 19/05/2010 at 10:17

    silakan anda posting di blog/situs ini. bangun & eratkan persaudaraan diantara penikmat retro melalui publikasi informasi yg edukatif. tentunya dgn memerhatikan kesantunan & etika.
    salam retro…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*