Filosofi Volvo Retro

07/02/2010
By Abrianto Wahyu Wibisono

filosofi membeli mobil volvo-p1800s retro

Apa sebenarnya yang anda harapkan saat membeli sebuah mobil ?. Kenyataannya, banyak orang yang mampu membeli mobil, tapi gagal mendefinisikan apa yang diharapkan dari mobilnya. Tipe pembeli seperti ini selalu berakhir dengan kekecewaan. Apalagi motifnya sekadar memanas-manasi tetangga, pamer, atau hanya ikut Trend, seperti trend Mobil Retro misalnya. Pembeli tipe ini akan segera bosan, benci, dan serta memperlakukan mobilnya seperti barang tak berguna. Pada titik ini, mereka akan kembali mencari mobil baru, dan siklus inipun  akan kembali  berulang.

Pendapat ini diungkapkan oleh Irv Gordon, seorang pria berkebangsaan Amerika yang telah berusia 68 tahun. Gordon adalah pemilik sebuah mobil yang tercatat dalam Guiness Book of Records sebagai mobil non-komersial dengan jarak tempuh terjauh yang dikemudikan oleh orang yang sama.

Pada tahun 1966, Gordon membeli mobil baru yaitu Volvo P 1800 yang diproduksi pada tahun tersebut. Gordon “sangat respek” pada mobilnya itu, tak bosan-bosan ia mempelajari dan mempraktekan  semua petunjuk teknis seperti yang diinstruksikan pabrik pembuatnya seperti : Tidak merokok dan makan di dalam mobil, selalu menjaga kebersihan seluruh bagian mobil, serta servis berkala seperti yang tertulis di petunjuk buku manual. Menurutnya, buku manual ditulis oleh insinyur yang menciptakan mobil ini. Siapa sih yang lebih tahu tentang mobil ini daripada mereka?.

Sejak dibeli pertama kali, mobil ini telah menempuh jarak lebih dari 2,6 juta mil, atau setara dengan 104 kali mengelilingi bumi, tetapi kondisinya tetap prima seperti baru. Padahal, Gordon tak pernah memiliki garasi. Sejak 42 tahun yang lalu, Volvo P1800 itu diparkir di halaman rumahnya yang berada di dekat laut dengan anginnya yang mengandung garam. Ia juga tak menggunakan car cover (penutup bodi mobil berbahan parasut), karena menurutnya, akan menggores cat ketika dipasang dan dilepas.

volvo retro p1800s 2 pintuVolvo P1800 itupun dikendarai Gordon setiap hari sepanjang tahun, melintasi salju, es, hujan, dan jalan berdebu. Tapi tak pernah sekalipun mobil itu mengalami kerusakan. Menurutnya, kualitas mesin tergantung kualitas servis yang diperolehnya. “Pelumas tampaknya menjadi kunci umur panjang, dan jauh lebih murah daripada memperbaiki mesin,” kata pria yang bisa menyinggahi berbagai negara, berkat mobil awetnya itu.

Salah satu cara yang dilakukan oleh Gordon untuk menghormati mobilnya terlihat pada saat  ia memindahkan gigi transmisi. Gordon selalu  ingat petuah ayahnya untuk membayangkan ada segelas air di dashboard yang harus dijaga agar tidak tumpah ketika sedang menyetir sebuah mobil.  Oleh sebab itu ketika memindahkan  gigi, ia akan berupaya sehalus mungkin.

Intinya, menurut Gordon, pada saat hendak  membeli mobil, terlebih dahulu kita harus mempunyai “filosofi” yaitu  :

  1. Belilah mobil yang bekualitas tetapi tetap sesuai kemampuan kita
  2. Hormati Mobil yang telah anda beli itu.

Apakah anda setuju dengan pendapat ini ?

Artikel Terkait:

———————————————————–oOo————————————-

Sumber : edukasi.kompasiana.com

Tags: , ,

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.